
Hariannetwork.com – SEMARANG, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP UNDIP) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, pada 6–7 Desember 2025, bertempat di kawasan Patung Pangeran Diponegoro, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Puluhan kader HMI turun langsung ke jalan untuk menghimpun donasi dari masyarakat. Lokasi penggalangan dana dipilih karena merupakan salah satu titik strategis dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi, sehingga memungkinkan partisipasi publik yang lebih luas.
Aksi ini merupakan bentuk respons cepat mahasiswa terhadap bencana yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Sumatera dan Aceh. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta menghambat aktivitas warga, sehingga membutuhkan dukungan kemanusiaan dari berbagai elemen masyarakat.
Koordinator Aksi Galang Dana HMI Komisariat Fisip Undip, Azyad Yazidi menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.
“Duka Sumatera dan Aceh adalah duka kita semua. Kami percaya bahwa jarak yang memisahkan pulau bukanlah penghalang bagi rasa persaudaraan. Setiap rupiah yang diberikan masyarakat melalui aksi ini adalah secercah harapan bagi mereka yang sedang berjuang di tengah keterbatasan pascabencana,” Ujar Azyad
Senada dengan peryataan di atas ,Ketua Umum HMI Komisariat FISIP UNDIP, Rafli Susanto, menyampaikan bahwa penggalangan dana ini dilandasi oleh semangat solidaritas dan kepedulian antar sesama.
“Kami akan terus berupaya berdonasi sebanyak mungkin dikarenakan dengan demikian pula kita dapat bersimpati bersama antar sesama masyarakat yang terkena dampak musibah di Sumatra dan Aceh,” ujarnya.
Ia juga berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat menginspirasi komisariat lain untuk turut bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapan saya perlu banyaknya komisariat selingkup Semarang yang banyak berturut serta untuk bergotong royong membantu masyarakat korban bencana yang masih membutuhkan bantuan,” tambah Rafli.
Dalam pelaksanaannya, HMI Komisariat FISIP UNDIP menegaskan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Seluruh donasi yang terkumpul telah direkap oleh tim bendahara aksi dan akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (LAZIS).
Penyaluran melalui LAZIS dilakukan guna memastikan bantuan dapat tersampaikan secara profesional dan tepat sasaran. Bantuan tersebut rencananya akan didistribusikan langsung ke wilayah terdampak dalam bentuk logistik, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya.
HMI Komisariat FISIP UNDIP turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Semarang, pengguna jalan, serta mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana tersebut. Melalui kegiatan ini, HMI berharap dapat meringankan beban korban bencana serta menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.
Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara klik https://hariannetwork.com













