“Saya kira respon dari Mas Menteri bagus sekali bahwa sistem pendidikan ke depan itu tidak bisa yang begini-begini saja. Kurikulumnya mesti luwes dan adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.
Ganjar mengungkapkan bahwa dengan Kurikulum Merdeka, Indonesia dapat mendorong generasi mudanya untuk lebih bernalar dan berpikiran kritis.
Baca juga : Jepang Klaim Siaga Tsunami Imbas Erupsi Gunung Semeru, PVMBG :Tidak Ada Kaitannya
“Karena dari sisi literasi kita kurang, dari sisi numerik kita juga kurang, maka dua-duanya ini perlu dipercepat,” katanya
Senada dengan dirinya, menurut Ganjar Presiden Jokowi menganggap dengan kurikulum terbatas Indonesia tidak melakukan lompatan besar dalam dunia pendidikan.













